Gejala Penyakit Jantung

A. Gejala Penyakit Jantung

Berikut ini gejala-gejal penyakit jantung yang sering diabaikan :

1. Sering Kelelahan
2. Sering Berkeringat
3. Mual Berlebihan
4. Merasa Cemas dan Tegang
5. Nyeri pada bagian tubuh
6. Nyeri di dada
7. Sakit kepala
8. Denyut jantung tak teratur
9. Sesak napas
10. Pembengkakan Kaki dan Perut

B. Gejala Serangan Jantung

Pada pria, gejala jantung pun dapat dilihat dari gangguan fungsi seksual serius dan kebotakan rambut. Kolesterol dan lemak berlebih dalam tubuh dikaitkan sebagai faktor pemicu gangguan jantung. Untuk itu, anda perlu mengetahui dan mewaspadai gejala serangan jantung yang muncul tiba-tiba:

1. Tiba-tiba sakit di bagian dada dibelakang tulang dada atau seperti sesak dada.
2. Nyeri dada bisa berulang beberapa menit (20 menit atau lebih).
3. Rasa nyeri bisa berupa tekanan di bagian dada, dan leher seolah tercekik hingga menyebabkan keluar keringat dingin.
4. Tiba-tiba pingsan, namun bisa kembali sadar. Ini terjadi karena ada gangguan irama jantung.


Jika anda menemui gejala tersebut, segeralah ke dokter Rumah Sakit terdekat.
Semoga bermanfaat


Cara Menggunakan Softlens Dengan Benar

Jika anda sudah mengetahui tentang bahaya penggunaan softlens, ada baiknya anda mengetahui bagaimana semestinya softlens itu digunakan.

Cara Menggunakan Softlens Dengan Benar :
  • Temui dokter / ahli mata untuk mencari informasi dan mendapatkan lensa yang sesuai untuk mata anda dan layak pakai.
  • Jika anda akan menyentuh lensa cucilah tangan terlebih dahulu.
  • Selalu lepas softlens anda ketika anda tidur.
  • Membersihkan lensa secara rutin. Cara membersihkan yang baik adalah : usap lensa kontak dengan jari dan bilas dengan cairan pembersih sebelum menyimpan lensa dalam wadah yang sudah berisi cairan pembersih.
  • Simpanlah wadah lensa kontak di tempat yang lembab dan terlindung dari cahaya matahari langsung
  • Gantilah wadah lensa setiap minimal 3 bulan sekali.
  • Untuk menyimpan lensa, gunakan cairan pembersih yang masih baru. Jangan gunakan cairan yang sudah dipakai, meskipun terlihat bersih tetapi mengandung bakteri yang bisa membahayakan mata anda.
  • Patuhi jadwal penggantian lensa kontak sesuai anjuran dokter.
  • Temui dokter mata anda untuk memeriksakan mata anda secara rutin.

Semoga bermanfaat. Baca juga Artikel kami yang lain DISINI

Bahaya Softlens Bagi Mata

Bahaya Softlens Bagi Mata 
Jika mendengar kata softlens, apa yang akan timbul dibenak anda ?? Tentu saja panca indera penglihatan  atau mata yang akan muncul pertama di dalam pikiran kita. Softlens dulunya hanya digunakan sebagai terobosan baru bagi dunia kesehatan. Namun dewasa ini softlens bukan hanya digunakan sebagai alat bantu penglihatan melainkan sebagai  life style atau gaya hidup. Banyak orang yang menggunakan softlens sebagai gaya hidup namun terkadang mereka tidak tahu bahaya menggunakan softlens American Optometric Association (AOA) mengungkapkan kalau penggunaan softlens dekoratif (hanya untuk memperindah bola mata semata) akan sangat berbahaya jika tanpa konsultasi dokter.  Apabila tanpa konsultasi dokter, kemungkinan besar para kosumen lensa dekoratif ini tidak memiliki pengetahuan yang cukup bagaimana membersihkan dan memasang lensa dengan baik. Jika hal ini terjadi maka sudah pasti para konsumen tersebut sudah berani mengambil resiko menginfeksi mata mereka dengan bakteri, atau kerusakan yang signifikan pada fungsi mata, dan yang lebih parah adalah kehilangan penglihatan.Lensa dekoratif memiliki resiko yang sama dengan lensa korektif (untuk mata minus atau plus). Oleh karena itu jangan pernah memakai lensa dekoratif tanpa informasi dari dokter.

  • Iritasi dan mata merah
    Ini adalah bahaya softlens yang paling sering terjadi. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti debu, pemakaian yang kurang benar dan terlalu lama dipakai. Oleh karena itu, agar tidak mengalami iritasi sebaiknya jaga softlens tidak terkena debu dan pakai dengan cara yang benar. Bagaimana? Yang paling pertama dan paling utama yang harus diingat adalah tanganmu harus steril ketika memakai softlens. Pastikan juga untuk tidak memakainya terlalu lama. Tetes mata khusus softlens bisa secara rutin kamu gunakan untuk memberikan efek lega ketika memakainya.
  • Terlalu longgar atau terlalu ketat
    Softlens bisa menjadi terlalu longgar atau bahkan terlalu ketat seperti sangat menempel ke mata disebut hypoxia. Hal ini dikarenakan pemilihan kadar air yang salah ketika membeli softlens. Maka dari itu sesuaikan dengan keadaan mata. Jika matamu memang sudah memiliki banyak kandungan air mata, pilihlah softlens dengan kadar air lebih sedikit. Sedangkan mata yang cenderung kering sebaiknya pilih softlens dengan kadar air tinggi.
  • Softlens koyak dalam mata
    Softlens bisa koyak di mata. Nah, ini cenderung sangat berbahaya. Bahaya softlens ini bisa terjadi karena kamu memakai softlens saat tidur. Ketika tidur, softlens bisa bergerak-gerak di dalam mata dan bisa berisiko pecah di dalam mata. Tidak hanya itu, softlens dapat mengering karena tidak mendapatkan oksigen dan kadar air yang cukup. Nah, ketika Anda mencubit softlens dalam keadaan kering seperti itu dapat mengakibatkan softlens koyak. Karena itu juga, memang ketika ingin melepaskan softlens sangat disarankan untuk meneteskan tetes mata khusus softlens sebelumnya.
  • Infeksi kornea
    Bahaya infeksi kornea bisa terjadi jika kamu tidak merawat softlens dengan baik. Karenanya bakteri, jamur dan virus bisa tumbuh di softlens dan membuat alergi pada mata. Maka dari itu, jaga baik-baik softlens-mu ya. Jika tidak bisa seperti itu, memakai softlens sekali pakai bisa menjadi pilihan jika kamu berkekeuh untuk menggunakan softlens.
Berikut ini tips menggunakan softlens yang baik dan benar :
Klik DISINI

Macam-Macam Penyakit Kulit

Kulit merupakan lapisan yang menutup seluruh tubuh dan berfungsi melindungi tubuh kita dari bahaya yang datang dari luar. Pada dasarnya, lapisan kulit sama pada semua bagian tubuh. Kecuali pada telapak tangan, telapak kaki , serta bibir. Tebal kulit kita juga bervariasi, antara 0,5 mm pada kelopak mata sampai 4 mm pada telapak kaki. Karena berada pada bagian paling luar tubuh kita, kulit sangat rentan terkena berbagai macam penyakit. Oleh karena itu, kita harus selalu menjaga kebersihan kulit kita.
Berikut beberapa macam penyakit kulit yang sering kita temui di lingkungan sehari-hari :

1. Eksim (ekzema)
Merupakan penyakit kulit manusia yang ditandai dengan kulit kemerah-merahan, bersisik, pecah-pecah, terasa gatal terutama pada malam hari, timbul gelembung-gelembung kecil yang mengandung air atau nanah, bengkak, melepuh, tampak merah, sangat gatal dan terasa panas.
2. Kudis
Kudis adalah penyakit kulit manusia yang menular, memiliki gejala gatal, dan rasa gatal tersebut akan lebih parah pada malam hari. Sering muncul di tempat-tempat lembab di tubuh seperti misalnya, tangan,ketiak,pantat, dan terkang di celang jari tangan atau kaki.
3. Kurap
Penyakit Kurap merupakan penyakit kulit manusia yang menular yang disebabkan oleh jamur. Gejala kurap mulai dapat dikenali ketika terdapat baian kecil yang kasar pada kulit dan dikelilingi lingkaran merah muda.
4. Bisul (Furunkel)
Bisul merupakan penyakit kulit manusia berupa benjolan, tampak memerah, yang akan membesar, berisi nanah dan terasa panas, dapat tumbuh di semua bagian tubuh, namun biasanya tumbuh pada bagian tubuh yang lembab, seperti : leher, lipatan lengan, atau lipatan paha, kulit kepala.
5. Panu
Panu merupakan penyakit kulit manusia yang disebabkan oleh jamur. Penyakit panu ditandai dengan bercak yang terdapat pada kulit disertai rasa gatal pada saat berkeringat. Bercak-bercak ini bisa berwarna putih,coklat atau merah tergantung warna kulit si penderita.
6. Kutu air
Walaupun mananya kutu air naun sebenarnya penyakit ini tidak disebabkan oleh kutu. Penyakit kutu air disebabkan oleh jamur yang menyelinap di bagian lipatan tubuh, seperti lipatan tangan, lipatan kaki, atau bisa juga pada lipatan paha. Gejala yang dirasakan bila terkena penyakit kutu air diantaranya adalah: terdapat luka pada bagian lipatan kulit, terasa sangat gatal, bila luka digaruk akan menyebabkan peradangan dan pembengkakan di sekitar bagian yang sakit.
7. Biang keringat
Biang keringat adalah ruam pada kulit sebagai akibat tersumbatnya kelenjar – kelenjar peluh pada dada, ketiak, lilit pinggang, lipatan paha, dan punggung. Biang keringat ditandai dengan bintil – bintil kecil kemerahan dan terasa sangat gatal. Bila biang keringat menyerang bayi, maka biasanya akan mengakitakan bayi menjadi rewel. Hal yang perlu dilakukan supaya terhindar dari biang keringat adalah: menjaga kulit selalu dalam keadaan kering,menggunakan bedak tabur yang sedikit mengandung mentol, serta menggunakan sabun antiseptik bila dirasa kulit mulai infeksi. Selalu memakai pakaian yang mudah menyerap keringat jugamerupakan salah satu langkah pencegahan supaya terhindar dari biang keringat.
  

Obat Tradisional Penyakit Liver

Berikut ini adalah beberapa obat tradisional yang dapat digunakan untuk penyembuhan penyakit liver 
1. TEMULAWAK (Curcuma xathoriza)
Temulawak (Curcuma Xanthoriza) curcumin dari ekstrak temulawak bermanfaat sebagai pelindung liver, dan memperkuat sel-sel liver, seta meningkatkan daya tahan tubuh. Temulawak merupakan tanaman obat yang termasuk dalam suku temu-temuan (zingiberaceae). Rimpang temulawak mengandung curcumin yang memiliki khasiat alami sebagai anti inflamasi (anti radang) dan anti hepatotoksik yang sangat berguna untuk melindungi kesehatan hati radang hati. Secara klinis, khasiat tumbuhan asli Indonesia ini bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Temulawak memiliki kandungan minyak atsiri  yang memang membangkitkan selera makan, membersihkan perut dan meperlancar ASI.
Lebih dari itu, menurut seorang Guru Besar Universitas Padjajaran (UNPAD), berdasarkan hasil penelitian, ekstrak temulawak sangat manjur untuk pengobatan penyakit hati. Disamping itu, juga sudah terbukti bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan sel hati. Semua khasiat itu adalah berkat kandungan kurkumin. Tidak heran, sebab komposisi kimia dari rimpang temulawak adalah protein pati sebesar 29-30 persen, kurkumin satu sampai dua persen dan minyak astirinya antara 6 hingga 10 persen.
Dengan kandungannya tersebut, temulawak dapat digunakan secara tradisional untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan seperti ggguan pada liver/hati (virus/hepatitis) infeksi bakteri, kerusakan akibat kimiawi, gangguan pada lambung/maag, kadar asam urat yang tinggi danmasih banayk lagi.
2. SAMBILOTO (Andrographis paniculata)
Sambiloto (Andrographis paniculata) mengandung zat andrographolid. Zat inilah yang menyebabkan atau menimbulkan rasa pahit pada daun sambiloto. Fungsi dan zat andrographolid adalah merusak inti sel tumor dan meningkatkan daya tahan tubuh, daun ini sangat bagus. Selain itu sambiloto juga efektif untuk infeksi dan merangsang fagositosis yaitu kemampuan sel dalam bekerja membunuh benda asing seperti bakteri, virus, dan sebagainya yang masuk kedalam tubuh, sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap berbagai sumber penyakit (sebagai imunostimulan)
3. KUNYIT ( Curcuma domestica)
Kunyit (Curcuma domestica) bermanfaat untuk mengatasi peradangan dan pembengkakan. Beberapa kandungan kimia dari rimpang kunyit yang telah diketahui yaitu minyak atsiri sebanyak 6% yang terdiri dari golongan senyawa monoterpen dan sesquiterpen (meliputi zingiberen, alfa, turmerone), zat warna kuning yang disebut kurkuminoid sebanyak 5% (meliputi kurkumin 50-60%, modesmetoksikurmumin dan bidesmetoksikurkumin), protein, fosfor, kalium, besi,dan vitamin C. Dari ketiga senyawa kurkuminoid tersebut, kurkumin merupakan komponen terbesar. Sering kadar total kurkuminoid dihitung sebagai % kurkumin, karena kandungan kurkumin paling besar dibanding komponen kurkuminoid lainnya. Karena alasan tersebut beberapa penelitian baik fitokimia maupun farmakologi lebih ditekankan pada kurkumin,
Kunyit juga digunakan sebagai obat anti gatal, anti septik dan anti kejang serta mengurangi pembengkakan selaput lendir mulut. Kunyit dikonsumsi dalam bentuk perasan yang disebut filtrat, juga diminum sebagai ekstrak atau diggunakan sebagai salep untuk mengobati bengkak dan terkilir. Kunyit juga berkhasiat untuk menyembuhkan hidung yang tersumbat, caranya dengan membakar kunyit dan menghirupnya.
4. PEGAGAN (Centella asiatica)
Pegagan (Centella asiatica) mengandung asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahminoside, brahmic acid, madasiatic acid, meso-inositol, centellose, carotenoids, garam-garam mineral seperti garam, kalium, natrium, magnesium, kalsium, besi, vallerine, zat samak. Senyawaan glikosida triterpenoida yang disebut asiaticosida dan senyawaan sejenis, mempunyai khasiat anti lepra (Morbus Hansen). Pegagan (Centella asiatica) memiliki efek hepatoprotektor pada penderita hepatitis dengan kandungan asiatikoside dimana mekanismenya menigkatkan perbaikan dan penguatan sel hati disamping itu pula asiatikoside bertindak sebagai pengangkap radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel. Selain itu fungsi dari Pegagan (Centella asiatica) adalah meregenerasi sel-sel liver yang rusak dan mengembalikannya menjadi sel-sel yang sehat.

Liver

1. Liver
Liver merupakan organ yang sering luput dari perhatian dalam menjaga kesehatan. Padahal liver memiliki pekerjaan berat karena betranggung jawab pada lebih dari 500 fungsi yang berbeda
Fungsi liver antara lain mengeluarkan racun dalam tubuh, menyimpan vitamin tertentu, mengontrol kolesterol serta metabolisme lemak dan mengatur hormon. Setiap hari anda terpapar polusi dan racun, akibatnya liver ‘bekerja berat’. Apalagi jika anda perokok, sering begadang, minum obat-obatan dan sering mengkonsumsi alkohol. Obesitas adalah kelebihan berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak tubuh yang berlebihan.

Menjaga kesehatan di tengah kesibukan yang menumpuk adalah prioritas yang seharusnya Anda lakukan. Tanpa sadar liver Anda bekerja keras kian berat dan tiap hari. Baik karena pola hidup maupun pola makan yang tidak dapat sepenuhnya memenuhi standar konsumsi gizi seimbang. Liver merupakan organ penting yang membantu Anda dalam detoksifikasi, mengatur metabolism tubuh dan membentuk  antibody untuk system pertahanan tubuh. Menjaga liver agar tetap sehat mulai dari sekarang, karena fungsinya yang sangat penting dan hanya ada 1 buah saja dalam tubuh kita ( seperti jantung).
Penyebab radang hati atau liver adalah :
  1. Pola hidup yang tidak sehat
    Aktivitas tinggi dan olahraga berlebihan tanpa diimbangi oleh istirahat dan pola tidur yang baik.
  2. Minum obat berlebihan
  3. Mengonsumsi makanan yang tidak sehat dan higienis
  4. Minum alkohol berlebihan
  5. Pola makan yang tidak teratur dan tidak seimbang
Mengenali gejala dan menjaga liver  tetap sehat :
  • Mudah lelah dan lesu
  • Mengalami depresi
  • Nyeri di sisi kanan perut
  • Nafsu makan hilang
  • Mual, muntah, dan diare
  • Warna kulit dan bola mata berwarna kekuningan atau bahkan kuning
  • Kadang persendian terasa nyeri
  • Air seni berwarna gelap, seperti air teh
Dampak Penyakit Liver
Kerusakan pada liver memiliki dampak yang besar pada berbagai proses dalam tubuh, termasuk pencernaan, penyerapan, penyimpanan dan penggunaan vitamin dan mineral.
Selain itu, produksi protein juga menurun, produksi lemak berubah sehingga menyebabkan terjadinya penumpukan lemak dalam liver. Pembuatan enzim yang penting untuk mendetoksifikasi alkohol dan racun-racun lain juga berkurang sehingga zat-zat ini menumpuk dalam tubuh.

Penyakit liver ini juga menyebabkan malnutrisi atau gizi buruk karena 3 alasan:
1. Menghambat atau mengganggu pencernaan dan penyerapan makanan.
2. Mempengaruhi penggunaan gizi dalam tubuh.
3. Mengurangi pemasukan makanan karena rasa mual, hilangnya selera makan dan muntah.

Akibat lebih jauh, produksi, penggunaan dan pengeluaran protein, karbohidrat dan lemaknya berubah. Bahkan penyerapan serta penggunaan berbagai vitamin dan mineral berkurang bila liver tidak berfungsi dengan semestinya. Akibatnya, pada titik inilah pembengkakan pada kedua kaki dan perut menggembung menjadi tak terelakkan. Bahkan pada beberapa kasus penyakit ini menimbulkan Kematian.
 Untuk mengetahui beberapa obat tradisional yang dapat mengobati penyakit liver silahkan klik DISINI

Recent